Kul iner

anda ingin tahu, Makanan dan minuman khas banjarnegara, disini tempatnya

Cul ture

Kesenian dan kebudaan banjarnegara kami hadirkan di website kami

 

Tra veling

Traveling Banjarnegara

Wisata Kuliner
Bu Belong, Teman Setia Pekerja Malam
Written by Lutfi Achmad S    Saturday, 13 March 2010 13:14    PDF Print E-mail

Jam 02.00 dini hari  mencari makan di kabupaten tercinta banjarnegara tercinta memang sedikit sulit, mengingat bisanya kalau kita mencari makanan pada jam jam tersebut pasti hanya para pedagang yang masih bertahan dan bersikukuh menjual makananya sampai habis. dan yang kita dapatkan hanyalah makanan sisa atau dalam bahasa ngapaknya biasa disebut  turahan atau lewihan.

Last Updated ( Saturday, 13 March 2010 14:02 )
 
Mie Ongklok, Priyo Hartono
Written by Lutfi Achmad S    Thursday, 24 December 2009 02:31    PDF Print E-mail

<!-- /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} -->

berbagai macam makanan telah ada di banjarngara salah satuanya adalah mie ongklok itulah sebutanya.

selain mie ayam,bakso masyarakat banjarnegara banyak juga yang sangat menggilai kelezatan mie ongklok yang ada di banjarnegara

slah satu penjual mie ongklok di banjarnegara ini adalah pak priyo hartono,penjual asli dari wonosobo ini sudah menetap 10 tahun dibanjarnegara bersama istrinya yang bertempat tinggal di sokanandi RT1/06 krajan ini merupakan salah satu penjual mie ongklok yang sudah terkenal kelezatanya dimana sebelumnya pak priyo ini berjualan dikota aslinya di wonosobo maka tak heran mie ongklok pak priyo ini sudah sangat terkenal sekali dibanjarnegara.dari pagi hingga larut malam pak priyo berjualan bersama satu rekanya guna membantu pak priyo ini meracik bahan yang digunakan untuk membuat mie ongklok supaya lebih cepat dan tidak membuat kecewa para pelangganya.

 
Surabi Telur, Gerbang Timur PLTA Mrica
Written by Lutfi Achmad S    Monday, 07 December 2009 04:13    PDF Print E-mail

Bawang - Surabi  Makanan yang tidak asing lagi bagi kita sebagai orang yang tinggal di wilayah kota yang terkenal dengan dawet ayunya, paryati (44) penjual surabi di daerah kawasan pintu gerbang timur PLTA Mrica merasa beruntung bisa mempunyai keahlian dalam mengolah surabi, pekerjaan yang di tekuninya sejak 4 tahun silam ini bisa menghidupi keluarganya, ibu dengan 2 anak ini melakukan aktivitas ini pagi sekali, "yah maz nek dinten minggu, nggih gasik sekitar jam tigonan lah" kata paryati dengan nada ramah ketika kami temui di tempat jualanya. 

Last Updated ( Monday, 07 December 2009 12:38 )
 


Banner